Monday, 2 January 2012

Tanpa Judul

Sebuah cerita tanpa judul yang aku tulis langsung tanpa aku membuat konsepnya lebih dulu.Tak ada ide apapun yang biasanya terjadi,dan semuanya hanyalah perasaanku saja saat ini.Sekali lagi mungkin semuanya akan terasa lebih subyektif dan terbaca sedikit berlebih.Dan kali ini aku membiarkan semuanya mengalir tanpa harus ada editing apapun dan semuanya terbaca apa adanya.

Setelah kemarin lusa aku melewati akhir tahun dengan bekerja dan sekaligus bersenang senang' touring' dengan teman dan adikku  dan akhirnya di awal tahun aku mendapat bonus sedikit sakit he he he

Sebenarnya aku benar benar tak tahu apa yang akan aku tuliskan sekarang.
Yang jelas malam akhir tahun aku dirumah tidur karena badanku kecapekan dan awal tahun aku bekerja,sebuah romansa hidup yang seimbang sepertinya.Benar benar tidur karena kelelahan dan terbangun karena waktuku bekerja.Jangan tanya kenapa awal tahun baru aku bekerja,karena ceritanya memang harus seperti itu.Dan aku mencoba menikmati semuanya tanpa berpikir apapun.

Entah mengapa beberapa hari terakhir ini aku teringat beberapa mimpi mimpiku di masa lalu,yang benar benar terlintas di kepalaku adalah salah satu mimpiku menjadi salah satu relawan UNHCR ha ha ha ha

 Tolong kalau tertawa jangan terlalu keras,aku sudah cukup paham kok dengan senyuman kecilpun.Pokoknya entah mengapa dahulu kala aku ingin sekali terlibat dengan hal hal tersebut,padahal untuk menjadi salah satu relawannya pasti punya syarat yang tidak mudah yah?Yang jelas aku merasa tertantang untuk masuk kedalam zona konflik,bukannya aku berani mungkin malah sebaliknya.Yang membuatku berpikir terlibat, saat itu adalah bisa keliling dunia "gratis", dan yang pertama kali membuat aku tertarik pada saat itu memang lembaga itu.Tapi sekali lagi ini adalah salah satu mimpi masa laluku dan belum terealisasi hingga sekarang.

Kalau ditanya mengapa?yah itulah hidupku...
Tapi mimpiku berkeliling dunia rasanya tak akan pernah padam walaupun juga entah terlaksana atau tidak,buatku mempunyai mimpi itu saja  sudah sangat membahagiakan.Berkeliling menikmati dunia yang mungkin tak tersentuh peradaban atau apapun akan selalu menggelitik jiwaku.

Menikmati kesunyian hidup hingga kita bisa merasakan sebuah kontemplasi tingkat tinggi yang mungkin hanya bisa dirasakan oleh orang orang yang memiliki tingkat spiritualitas tertentu.Ingin rasanya mengalami hal tersebut,bukan hanya kata buku yang pernah aku baca.Tapi pertanyaanku adalah apakah bila kita mengalaminya kita bisa menceritakannya?

Bukankah sesuatu hal yang personal hanya akan bisa dirasakan tanpa bisa diceritakan?

Aku selalu menunggu saat itu yang sampai sekarang aku belum bisa merasakannya,karena aku masih bercerita.Mungkin kalau aku sudah tak bisa bercerita dan menjelaskan mungkin saat itulah aku bisa merasakannya.

Sampai saat ini aku masih mencarinya,berpetualang merasakan sebuah "kontemplasi" yang masih belum aku pahami.Ada satu moment yang pernah aku rasakan dan sebuah kebahagiaan dan rasa takjub yang aku rasakan saat melihat fenomena itu,tapi aku tidak tahu apakah itu kontemplasi.Tapi sepertinya kontemplasi bukanlah hal yang harus kita cari dan kejar sepertinya ia akan tiba saat kita memang sudah bisa merasakan dan memahaminya.

Hanya sebuah kedamaian diri yang saat ini sedang kita pelajari,berdamai dengan diri sendiri bukan dengan hal lain diluar diri.

Terkadang aku tersenyum dan tertawa jika melihat semua proses yang terjadi dalam hidupku.Kalau kalian orang yang mengenal aku sebelum sekarang,pastinya akan bisa berkomentar tentang diriku.Dan aku tak akan keberatan dengan semua komentar kalian.Ada beberapa proses dalam hidupku sudah aku jalani sebagai individu,sekali lagi beberapa proses.Dan aku menikmati beberapa proses itu.

O iya aku pernah bermimpi menjadi orang bijak,sekali lagi silahkan tertawa dan aku pun akan tertawa bersama ha ha ha ha

Kata orang kalau menjadi bijak berarti tandanya punya uban,nah sekarang permasalahannya aku yang notabene berumur dikisaran seperempat abad lebih banyak sudah mempunyai uban,apakah bisa diartikan sudah menjadi bijak?Rasanya juga tidak,karena itu akibat kerusakan rambutku saja ha ha ha Berati aku juga masih bermimpi,tapi bener loh ubanku udah banyak,jadi malu deh he he he

Kata beberapa orang aku orang yang suka mengambil resiko,padahal menurutku tidak.Karena kalau aku memang orang yang berani ambil resiko pasti sudah banyak hal aku lakukan dan mimpiku pasti tak akan ada dalam cerita ini.Buktinya aku masih bercerita sampai sekarang.

Dan masih menurut orang lagi,aku ini orang aneh dan nyeleneh ha ha ha kalau aneh mungkin karena aku sendiri bingung dengan apa yang ada di dalam otakku dan apa yang menjadi pemikiranku.Semuanya tak bisa ditebak bahkan oleh diriku sendiri.

Aku menyukai segala hal yang tak bisa ditebak,karena sesuatu yang mudah ditebak tidak lagi menarik bagiku.Makanya aku sangat menyukai kehidupan dan sejenisnya,karena diriku juga bukan orang yang bisa di tebak.Mungkin karena dengan tidak bisa menebak membuatku berpikir untuk bisa menebaknya,padahal belum tentu aku bisa betul menebaknya he he he

Dan yang pasti betul adalah aku orang yang menyebalkan sekaligus membikin kangen orang terdekatku.Itu kata kelurgaku,karena kalau aku sedang kumat gilanya dan pergi tanpa penjelasan jelas mereka pasti berusaha mencari kepastian kapan aku kembali dan ingin mendengar celotehan dan cerita ceritaku yang lebay he he he

Entah mengapa aku menyukai kesunyian.

Buatku kesunyian adalah irama keindahan untuk jiwaku,ada sebuah rasa yang tak bisa aku ceritakan dan ada banyak suara yang bisa  terdengar dalam kesunyian.Walaupun dalam kenyataannya aku masih belum bisa "mendengar" semua itu.

aduh...capek ngetiknya deh.stop dulu yah,mata udah ngantuk dan karena kebetulan semuanya lagi kompak.Mungkin waktunya dilanjut nanti deh cerita gak jelas ini


No comments:

Post a Comment