Friday, 15 April 2022

Tuntutan...

Tanpa sadar kita seringkali membuat rasa kecewa pada diri kita sendiri,kenapa??pertanyaan selanjutnya, ak menyadari hal ini karena saya pun beberapa kali menciptakan perasaaan ini pada diri saya sendiri. Sampai pada akhirnya, saya menyadari sesuatu hal bahwa kecewa adalah perasaan yang diakibatkan sebuah tuntutan yang tercipta dari harapan - harapan kita yang diproyeksikan pada orang lain.

Hal tersebutlah yang membuat perasaan kecewa terjadi karena kita menuntut sesuatu atau orang lain melakukan apa yang kita kehendaki. Dan ketika kesadaran itu muncul pada diri saya apa yang menjadi sumber rasa kecewa, akhirnya saya belajar untuk tidak menyimpan harapan dan menuntut orang melakukan apa yang saya kehendaki. Pertanyaan selanjutnya adalah bisakah kita lakukan?

Sangat bisa, karena saya sudah belajar melakukannya, dengan cara ketika kita menginginkan sesuatu dikerjakan atau dilakukan oleh orang lain, saya mulai tidak berharap orang bisa melakukan setiap hal yang saya kehendaki kecuali terkait pekerjaan. Dan sejauh ini it work....

Mencoba belajar untuk melakukan itu hanya dengan cara kita tidak berpikir bahwa sesuatu atau seseorang akan mengerjakan apa yang tadinya kita harapkan. Misalnya, yang paling mudah adalah keluarga, saya berharap keluarga saya menyayangi saya ini contoh mudahnya, tapi kita berharap bentuk sayang itu adalah saya harus menerima a,b,c, dst...
Ketika hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh keluarga lainnya dengan alasan apapun, apakah keluarga lain kita tidak menyayangi kita?belum tentu, karena bentuk rasa sayang atau persepsi seseorang tentang rasa sayang belum pasti sama dengan kita bukan?Hal ini yang mungkin belajar saya pahami bahwa setiap orang punya pemahaman atau persepsi tentang sesuatu,bisa sama atau tidak sama, dan ini yang lebih dahulu kita pahami dan tidak membuat harapan bahwa semua hal adalah sama dengan apa yang kita pikirkan atau kehendaki.

Dan tidak menyimpan sebuah tuntutan berdasarkan apa yang kita kehendaki, cukup menyadari bahwa apa yang kita inginkan atau kehendaki hanyalah kita sendiri yang memahaminya,jadi lakukan sendiri bila kita mampu melakukannya,jika tidak, jangan proyeksikan itu pada orang lain, karena orang lain tidak wajib utk memenuhi semua hal yang kita inginkan even itu orang terdekat kita,baik keluarga atau apapun itu istilahnya. 

Hanya dengan cara seperti itu kita bisa berdamai dengan semua hal dan diri kita sendiri....selamat menyambut makna paskah dan puasa....

Saturday, 26 March 2022

Radical Forgiveness....

Pagi - pagi sekali aku terbangun dari tidurku,dan tiba tiba aku melihat link youtube romo sudri yang pernah sempat ingin aku lihat tapi belum tersampaikan. Dan akhirnya aku tonton link youtubenya. Bukan kebetulan kalau judulnya Radical Forgiveness, karena baru kemarin aku merasakan namanya kecewa tapi sekali lagi kecewa ini karena aku sendiri yang membuatnya,walau aku bilang aku tidak apa apa. Tapi kenyataannya aku bereaksi dan akhirnya aku membuat diriku sendiri kecewa. 

Dan pagi ini aku diingatkan akan reaksi diriku sebenarnya,ketika romo sudri berbicara bahwa melekatkan diri dengan sesuatu yang akhirnya membuat diri kita kecewa. Karena sumber kelekatan itulah yang membuat kita merasakan hal yang tidak bahagia. Aku tersadar akan hal ini,dan walau aku masih ngantuk dan beberapa kata kata beliau saat meditasi tidak aku dengar karena tertidur beberapa kali,aku disadarkan kembali akan artinya kesadaran diri akan kelekatan.

Dan akhirnya aku paham bahwa kelekatan itu yang sering kali membuat kita merasa tidak bahagia,kecewa dan menderita atau kita berharap dengan sesuatu. Tapi sekali lagi kecenderungan manusia untuk mengulang juga disampaikan di materi ini, tapi sekali lagi untuk bisa tidak mengulangi hal atau pola yang mungkin berulang radical forgiveness adalah hal yang harus dilakukan. Bukan sekedar aku memaafkan atau mengampuni tapi menghapus semua hal yang akan membuat kita ingat akan konten tersebut.

Sebuah kedamaian hati yang akan kita rasakan dan mengerti tentang arti memaafkan yang sebenarnya. 

Wednesday, 26 January 2022

Anjing....

Pertama kali saya mempunyai binatang peliharaan selain ikan. Dan anjing adalah binatang yang saya takuti,kenapa?karena sejak kecil saya takut dengan gongongannya,dan akhirnya saya tidak pernah menyentuh anjing karena rasa takut saya bila tergigit. Dan entah mengapa di saat skrh saya mempunyai keberanian,atau karena ada rasa penasaran tentang anjing. Terlebih setelah menonton film based on true story tentang kesetiaan anjing, yaitu hachiko. Dan anjing kami ini diberi nama koichi yang artinya kebahagiaan. Panggilan sayangnya oi atau sering ak panggil manja coichi ha....xx

Lama kelamaan, akhirnya ak paham kenapa banyak orang menyukai anjing.Diawal aku masih mempunyai ketakutan dan berjalannya waktu,aku mulai mempunyai kepercayaan. Terlebih saat aku paham bahwa binatang mempunyai perasaan terlebih anjing. Saat aku sedih atau menangis dia bisa paham kesedihanku,kenapa aku bisa bilang karena aku melihat semua dari mata. Anjing katanya tidak suka bila matanya ditatap, tapi karena aku ownernya sepertinya anjing juga pnya kepercayaan yang sama. 

Lebih dari itu adalah anjing adalah binatang yang mempunyai loyalitas luar biasa. Dia tak pernah meragukan ownernya,apapun kondisi ownernya. Hal yang paling aku suka dari anjing adalah dia selalu menunggu kepulangan ownernya,seperti saat aku pergi entah kerja atau hal lainnya. Koichiku selalu menunggu dibalik pintu, dan saat aku datang dia akan loncat² kegirangan. Dan dia akan memilih posisi pasrah untuk aku elus, yanda bahwa aku sayang sama dia,lucu aja tingkahnya. Dan hal.ini dilakukan berulang²... Rasanya seperti dirindukan ha....xx 

Banyak hal yang aku pelajari dari seekor anjing. Sebuah sikap kesetiaan dan kepercayaan tanpa batas, terlihat dari sosok seekor anjing.

Friday, 21 January 2022

Bahagia

Sebuah kata yang didefinisikan dengan banyak arti. Dan bukan hal yang salah juga ketika manusia mengartikannya bermacam-macam, karena manusia mempunyai ekspetasi atau harapan yang berbeda beda.

Setiap manusia akan mengalami beberapa fase dalam hidupnya, untuk menemukan apa yang mereka cari. 

Dan saya akhirnya mempunyai pemahaman sendiri tentang bahagia itu sendiri. Saya belajar dari anjing baru saya yang bernama kyoçhi. Karena naluri anjing saya adalah bermanja dengan pemiliknya. Anjing saya tidak kan pernah lupa untuk mengantar setiap saya akan pergi dan menunggu sampai saat terjadi.

Bahagia adalah apa yang kita ciptakan sendiri. Bukan bahagia yang harus diciptakan oleh lain, karena kecewa yang akan kita rasakan.

Saturday, 8 January 2022

Percaya...

Kadang kala, ada banyak hal dalam hidup kita yang tidak pasti kita ketahui dengan baik. Dan seringkali kita takut menghadapinya, karena semenjak kecil kita selalu diajari untuk tahu banyak hal. Dan ketika kita tidak tahu sesuatu atau tidak jelas,kita akan takut menghadapinya. Karena memang tidak ada yg tahu tentang hari esok.

Semesta dan hidup memang sengaja memberikan kejutan kehidupan untuk membuat sebuah warna dari kehidupan itu sendiri. Semesta memahami ada part dari kehidupan atau semesta sendiri yang tidak perlu diketahui manusia seluruhnya. Hanya bagian bagian penting dari kehidupan dan semestalah yang membuat kehidupan itu menarik yang perlu diketahui. Oleh karena itu manusia memiliki keinginan tahu dari sesuatu yang menarik bagi dirinya. Tapi semakin kita ingin tahu sesuatu hal semakin banyak hal yang akan muncul untuk tidak kita ketahui, karena itu memang menariknya sebuah kehidupan atau semesta itu sendiri. Karena ketika tidak ada lagi hal yang menarik untuk manusia eksplorasi , ya sudahlah kehidupan itu selesai dalam pencariannya. Jadi memang kita sendiri yang menentukan pencarian itu sendiri.

Terkadang pencarian itu menarik ketika semuanya sedang kita kerjakan, ketika kita mengetahui sesuatu entah saat ini atau mungkin esok hari, tidak ada lagi pencarian itu bukan?

Jadi apa yang akan kita cari lagi???

Percaya adalah hal yang paling penting dari semua hal dalam kehidupan kita. Aku masih ingat ketika seorang temanku pernah mengungkapkan satu ungkapan bahwa ada seribu cara untuk percaya dan ada seribu cara untuk tidak percaya. Kemudian apa yang dia maksud?satu hal yang aku pahami adalah ada pilihan dari kata kata tersebut, jadi intinya adalah apakah kita memilih untuk percaya atau tidak, karena semua cara bisa dilakukan oleh manusia untuk dilakukannya. Jadi semua masalah pilihan...

Tidak mudah untuk membuat sebuah pilihan, karena semua akan bersumber dari percaya. Menaruh sebuah kepercayaan pada sesuatu hal yang bisa jadi tidak kita pahami atau mengerti adalah sebuah gambling bukan? Tapi terkadang semesta atau hidup itu sendiri ingin kita membuat pilihannya sendiri, apa yg mau kita pilih, karena kita tahu apa konsekuensi dari setiap pilihan yang kita ambil. Pertanyaannya adalah siapkah kita untuk percaya apapun??

Monday, 20 December 2021

Hukum Daya Tarik...

Semua berawal dari meditasi, dan sumber semua itu adalah kesadaran. Dan akhirmya ketika kita memiliki kesadaran akan sesuatu kita akan memahami sesuatu tersebut.

Sampai akhirnya saya menyadari sesuatu ternyata butuh waktu atau apalah sebutannya. Lucu aja ketika kita akhirnya menyadari sesuatu tersebut dan memahami sesuatu itu ternyata semudah itu, tertawa aja sih pas sadar ha...xx

Dan semua yang ada dalam kehidupan ini berasal dari sebuah energi yang energi itu terhubung satu dengan lainnya. Karena keterhubungan itulah yang memungkin semua hal dalam kehidupan kita hidup. Hidup dalam artian terkomunikasikan. Dan keterhubungan itu yang akan saling tarik menarik untuk bisa menjadi sebuah komunikasi. Tidak semua hal bisa terkomunikasikan atau terhubung,karena ini semua terkait daya tarik. Dan sesuai dengan hukum ketertarikan, hanyalah dua hal yang memiliki kesamaan yang akan saling tarik menarik. Maksudnya ketika ada dua hal yang bisa saling menarik itu yang akan terjadi,misalnya ketika frekuensi seseorang memiliki kesamaan gelombang hal itulah yang akan bisa dipahami oleh semua yang berada dalam frekuensi atau gelombang yang sama. Sesimple itu pemahamannya.

Dan sumber semua hal itu adalah diri kita sendiri. Kita yang menentukan kita akan berada digelombang mana,karena gelombang atau fekuensi itu yang akan membuat kita atau mahluk lainnya mengerti apa yg kita inginkan atau lakukan. Jadi kita sendirilah yang menentukan apa dan siapa yang akan kita koneksikan dengan diri kita sendiri, dan siapa atau hal apa yang akan bisa memahami diri kita atau sebaliknya.

Saya memahami ketika diri saya bisa paham bahwa sumber segala hal adalah diri kita sendiri. Dan ketika kita bisa paham bahwa tidak ada diluar diri kita yang bisa mempengaruhi tentang apapun baik keyakinan atau belief bahkan pemikiran kita sendiri tentang sesuatu kecuali diri kita sendiri.

Diri kitalah yang sebenarnya menarik orang - orang yang ingin kita tarik,misalnya ketika kita takut akan sesuatu, ketakutan kitalah yang menarik orang yg sama dengan diri kita sebagai cermin diri yang bila kita pahami,itulah bagian dari pembelajaran hidup kita. Ketika kita sudah melihat cermin diri kita dan memahaminya dan akhirnya kita paham tentang cermin diri kita tersebut, cermin itu tidak akan menarik hal yang sama. Karena cermin itu akan berganti lagi sesuai dengan kondisi kita dan apa yang ingin kita ketahui, sampai ketika benar benar memahaminya dan tidak akan ada attraction akan sesuatu itu berulang. Ketika pembelajaran selesai,semua selesai untuk hal tersebut. Dan memahami sesuatu tidak hanya "ya,saya tahu...,". Tapi lebih dari itu,bahwasanya hukum tarik menarik akan berlaku dalam kehidupan yang memang membutuhkan energi untuk menghidupkannya.

Wednesday, 27 October 2021

Penerimaan....

Hal ini berawal dari cerita teman saya tentang perasaan kehilangannya. Dia beberapa waktu yang lalu,mengalami kejadian kehilangan anaknya dalam kondisi yang cukup tragis. Bukan kejadian kehilangannya yg ingin saya ceritakan, tapi bagaimana reaksi kita terhadap sebuah kondisi. Bukan saya bermaksud melakukan judgement, tapi sekedar menunjukkan bahwasanya manusia adalah manusia. Karena saya pun pernah mengalami perasaan kehilangan dan setiap manusia sudah pasti pernah mengalami kondisi kehilangan ini,walau mungkin berbeda kondisi setiap orangnya. 

Tidak ada yang sama persis tentang bagaimana perasaan kehilangan itu dirasakan setiap orang. Beberapa kali teman saya saat bercerita menunjukkan reaksi perasaannya dan menggambarkan bahwa kesedihannya menunjukkan apa yang dirasakannnya. Dan seringkali dia mempertanyakan dan berandai andai bagaimana reaksi orang lain jika berada dalam posisinya. Dan beberapa kali saya mencoba berpendapat bahwa semua orang yang mengalami perasaan kehilangan, pada dasarnya sama. Tidak ada  yang membedakan disebabkan oleh karena tingkatan kehilangan orang tersebut. Semua hanyalah masalah reaksi terhadap perasaan. Karena setiap perasaan adalah sama, sedih ya sedih, bahagia ya bahagia, tidak ada yang sedih vs tll sedih atau gembira vs tll gembira. Karena apapun kondisinya perasaan ya tetap perasaan. 

Saya sampaikan hal tersebut saat teman saya mencoba menjelaskan bahwa kesedihannya adalah wajar, dan memang tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Yang menjadi masalah adalah bila reaksi yang dia pilih untuk larut terlalu lama dengan pembenarannya, bisa jadi hal itu yang merugikan kita sendiri. Dalam artian bahwa perasaan sedih, gembira, kehilangan,kecewa
hanyalah sebuah hal yang akan selalu datang dan pergi sebagai bagian dari kemanusiaan seseorang.

Jadi kita sepertinya tidak berhak untuk membuat penilaian terhadap apa yang dirasakan seseorang atau membandingkannya. Karena perasaan sedih ya sedih saja,kehilangan ya kehilangan saja atau perasaan lainnya. Dengan asumsi bahwa kondisi satu dengan lainnya berbeda, rasanya kondisi apapun ya sama saja hanya reaksinya yang berbeda. Hmmm....susah menjelaskannya ternyata, satu kata yang bisa saya pahami, menerima apa yang memang harus kita terima tanpa menilai dan membandingkannya.