Sunday, 12 February 2023

Jalan Yang Jauh,Jangan Lupa Pulàng...


Hari ini ak nonton fim ini,ternyata sekuel film yg sebelumnya ak pernah nonton judulnya Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini dan ternyata ini based on novel. Ada beberapa hal yang menjadi catatan aku,lepas dari ulasan orang terkait film ini yg pro atau kontra sekalipun. Buat aku pribadi film ini masih bercerita tentang apa itu keluarga,dalam arti lepas dari konflik atau masalah yang terjadi. Keluarga tetap adalah keluarga,dalam arti peran² masing anggota keluarga disini tetap konsisten ditampilkan,bagaimana seorang ayah tetaplah seorang ayah atau ibu. Dan kakak atau adik tetap mempunyai perannya. Ketika seorang anggota keluarga sedang sakit atau bermasalah,ikatan saudara itu tidak akan hilang. Intervensi adalah bentuk manifestasi tersebut,rasa khawatir atau takut bisa jadi muncul karena keterikatan  yg selama ini terjalin.

Konflik hanyalah bagian dari interaksi yang timbul karenanya. Dan itu manusiawi terjadi saat ada interaksi dari sebuah relasi dalam bentuk apapun.

Disekuel ini dimunculkan kesadaran tentang arti sebuah hubungan dengan motifnya masing². Dalam artian keluarga juga bisa muncul tidak hanya karena keluarga inti, tapi relasi diluar keluarga inti pun,bisa mempunyai arti yang sama ketika masing² paham tentang peran anggota keluarga itu sendiri,bagaimana seseorang itu berperilaku. Dan bagaimana luka batin seseorang yg tidak terselesaikan dengan baik, mempunyai akibat dalam kehidupan orang tersebut dikemudian hari dan ini nampak dalam diri jem. Banyak hal yang dia tidak dapatkan ia proyeksikan ke diri orang lain yaitu aurora. Harapan yang ia munculkan ke diri aurora tentang apa yang ingin ia dapatkan dari seorang ayah yang tidak ia dapatkan dalam kenyataannya. Dan ketika ia tidak mendapatkan dari seorang aurora,tampak kekecewaan itu memunculkan kembali luka batin terhadap ayahnya yang belum sembuh.Terlihat saat dia balas dendam dengan halus terhadap angkasa,ada kata² yg ia munculkan yaitu kamu mengganggap hubungan ini transaksional bukan? saat aurora mengeluarkan kata² aku sudah berkorban banyak dengan kamu...Dan sebuah relasi romantis yang baik,tidak akan membuat salah satu pasangannya berkorban terlalu banyak,semua sama banyaknya karena akan membuat salah satu lelah,dan itu terjadi dalam hubungan aurora dengan jem, sedangkan sebaliknya kit ditampilkan sebagai sosok pria yang bisa memberikan cinta yang tulus tanpa harus disampaikan dan dimanifestasikan sebagai transaksional. Di film ini,hal ini yang salah satunya ingin ditampilkan karena banyak orang terbelenggu dengan anggapan bahwa cinta harus banyak pengorbanannya,ak bukanlah pengikut doktrin ini,hubungan yang sehat adalah masing masing memiliki keinginan yang sama banyak untuk....entah itu mengorbankan ego atau keinginan salah satu demi sebuah hubungan yabg sehat,disitu point yang ak bisa ambil dari maksud si pembuat cerita. Bagaimana menyadarkan  orang bahwa sebuah hubungan yang dijalaninya bukanlah hubungan yang perlu dipertahankan,karena salah satu masih bermasalah dengan  dirinya sendiri dan berakibat untuk pasangannya.Dan ini banyak terjadi di kehidupan kita,dengan doktrin atas nama cinta dan itu sebuah realita.

Banyak hal yang bisa diambil,bahwa terkadang setiap anggota keluarga sekalipun,tak ada yang bisa mengenal diri anggota keluarganya pun sebaik dirinya sendiri,walau itu adalah orangtua,kaka,adik kita sendiri 😁.Kita terkadang merasa mengenal padahal kenyataannya kita belum tentu bisa mengenal diri oran lain kecuali dirinya sendiri. Dan itu jadi reminder buat saya pribadi yang suka lupa terkait batasan diri terhadap semua yang ada diluar diri.

Dan bagaimana orang akan  selalu berusaha menjadi versi terbaik dirinya dengan dukungan orang terdekatnya yang dilakukan angkasa,awan,honey dan kit bahkan orangtua mereka.Dan itulah fungsi sebuah keluarga baik inti atau diluar inti keluarga. Dan semua orang bisa mendapatkan  keluarga diluar keluarganya dan bisa menemukan arti sebuah keluarga dan arti sebuah rumah.

Saturday, 19 November 2022

Feminin Versus Maskulin....

Hal yang coba saya pelajari dan pahami, bahwa dua hal ini adalah sebuah simbol tentang sebuah energi yang di manifestasikan dalam diri setiap manusia. Manusia memiliki dua simbol ini dalam dirinya, dan energi ini diperlukan setiap individu untuk mengekspresikan dirinya. Sebelumnya mungkin saya ceritakan dulu tentang definisi feminin dan maskulin menurut KBBI feminin/fe·mi·nin/ /féminin/ a 1 mengenai (seperti, menyerupai) wanita; 2 bersifat kewanitaan;
kefemininan/ke·fe·mi·nin·an/ n yang berhubungan dengan feminin; sifat-sifat feminin; kewanitaan
maskulin /mas·ku·lin / 1 a bersifat jantan: laki-laki yang dadanya berbulu akan tampak lebih --; 2 n jenis laki-laki
Ini hanyalah definisi secara harafiah yang merujuk pada satu dasar sebagai acuan saja,sedangkan yang ingin saya bahas adalah apa yang bisa kita pahami tentang kata kata ini. 

Ada beberapa hal yang saya coba pahami tentang bentuk feminin dan maskulin dalam arti luas. Kalau berdasarkan definisi feminin berarti bersifat kewanitaan dan maskulin bersifat jantan,secara tidak langsung dalam manifestasi bentuk adalah perempuan(feminin) dan pria(maskulin). Secara norma perempuan(feminin) diidentikkan sebagai sosok yang lemah lembut, pasif (menerima), mengayomi, welas asih, merawat dan pria(maskulin) sebagai sosok opposite berarti kuat (dominan), aktif (memberi), melindungi dan menjaga. Mungkin hal ini yang membedakannya dan ini semua ada dalam diri setiap manusia karena dibutuhkan sebagai cara manusia berinteraksi dan berespon terhadap kehidupan. Maksudnya bagaimana ini?Bingung juga menjelaskannya ya ..😅

Ketika manusia menjalani kehidupan dua hal ini akan bekerja sisi femini dan maskulin dibutuhkan sesuai dengan konteks dan latar belakang apa yang dihadapinya seperti lingkungan, peran dalam kehidupannya dan pola asuh yang didapat. Intinya adalah dimana dan kapan seorang manusia harus mengeluarkan sisi atau energi feminin dan maskulin. Dan energi ini akan saling menarik sesuai dengan apa yang dibutuhkannya. Contoh mudahnya adalah saya sendiri ketika peran saya sebagai seorang kakak atau saat bekerja dan yang saya butuhkan adalah mengambil keputusan tentang suatu hal atau melindungi anggota keluarga saya atau hal lainnya saya  membutuhkan sisi maskulin atau energi yang kuat atau mendominasi, tetapi ketika saya berperan dalam gender saya sebagai perempuan sisi feminin saya akan dibutuhkan untuk menarik sisi lainnya.

Dan seringkali kita kurang memahami bahwa dua hal tersebut ada dalam diri kita dan bagaimana kita bijak menempatkan kedua sisi sesuai dengan peran yang sedang dijalani, karena ketika kita tidak memahami apa yang melatarbelakangi kita mengeluarkan energi atau sisi tersebut hal tersebut akan membuat ketidakseimbangan dan akan berimpact pada hal disekitar kita. Misal saya secara gender adalah perempuan dalam hirarki keluarga adalah anak pertama yang terdoktrin untuk menjadi kuat karena peran saya yang harus bisa mengambil beberapa keputusan penting dalam keluarga sehingga mengharuskan saya mengeluarkan sisi atau energi yang bersifat maskulin. Ketika peran saya lainnya yang tidak membutuhkan sifat maskulin tetapi saya karena terbiasa mengeluarkan sifat tersebut tidak memahami bahwa saya membutuhkan sifat feminin saya yang lembut,pasif (menerima) tetapi tidak saya munculkan, hal ini yang menjadi ketimpangan peran tersebut. Semoga mudah dipahami ya...

Dan akhirnya ketika sekarang saya mencoba menjadi seorang wanita dalam arti utuh, saya menyadari bahwa energi feminin saya dalam arti pasif,lembut, yang harus saya munculkan agar energi maskulin yang seharusnya muncul pada seorang pria tidak berada dalam diri saya,sehingga energi itu akan ada didalam diri lainnya yang secara gender adalah pria. Karena pada dasarnya energi itu saling melengkapi. Semoga bisa dipahami dengan baik konsep ini, saya aja bingung 🤣🤣🤣

Apa sih yang dibutuhkan dalam sebuah Hubungan..

Apa sih yang dibutuhkan dalam sebuah Hubungan?

Pertanyaan ini tiba-tiba menggelitik dalam pikiran saya.Semalam saya mengobrol dengan adik perempuan saya tentang banyak hal di sebuah cafe.Dan salah satunya tentang relasi,dan ketika dia sudah berkomitmen dengan seseorang untuk satu hubungan yang serius. Dia menceritakan apa aja yang menjadi proses yang dia rasakan,seperti kendala atau masalah yang dia alami selama ini.

Kemudian saya berpikir dan yang menjadi permenungan saya adalah apa yang menjadi kunci sebuah hubungan romantis bisa terjadi langgeng?
1. Kemauan ini adalah hal yg utama yang menjadi dasarnya,harus ada kemauan yang sama dari kedua belah pihak untuk menciptakan relasi atau hubungan tersebut. Tanpa ini sulit hubungan akan berjalan dengan baik. Misal yang satu mau menjalani dengan baik yang satunya cuek aja, ya gk bakal terjadi relasi yang baik bukan he...xx
2. Usaha, hal ini dibutuhkan karena hubungan itu butuh usaha dari dua belah pihak untuk bisa menjadi apa yang diinginkan. Karena tanpa usaha yang baik,berat rasanya kalau hanya sebelah pihak yang berusaha yang satunya hanya menerima,atau malah tidak merespon usaha salah satu pihak, akan ada ketimpangan yang mungkin akan melelahkan salah satu pihak tersebut. Kalau ini berdasarkan pengalaman pribadi sih ha...xx ketika kita berusaha memulai sebuah hubungan dengan membina komunikasi tapi tidak direspon dengan baik misalnya,ya sudah tidak perlu buang waktu terlalu lama,karena bisa jadi prioritasnya mungkin berbeda. Dan usaha diperlukan dalam sebuah hubungan untuk menandakan bahwa kedua belah pihak mempunyai niat yang sama dalam menciptakan atau mendesign seperti apa hubungan yang ingin dibuat oleh kedua belah pihak bukan salah satu pihak.
3.Maintenance atau perawatannya,ibarat barang atau tanaman atau hal lainnya,hubungan bisa terjaga dengan baik karena masing-masing pihak berusaha dan mau saling merawat. Hubungan butuh pupuk atau air untuk menjadi lebih subur dalam perkembangannya. Dan pupuknya bisa banyak komponennya,misal komunikasi yang baik,niat yang baik,kompromi,adaptasi serta kontroling ego yang dibutuhkan dalam sebuah hubungan personal dan finansial juga mendukung hubungan lebih realistis.
4.Penerimaan, ini adalah kunci utama yang dibutuhkan dan menjadi hal yang saya pelajari dengan melihat relasi orangtua saya dan orang sekitar saya yang sudah menikah.Hal ini yang menentukan relasi itu menjadi tidak rumit dan bisa dinikmati dalam kebahagiaan dan senyuman sepertinya. Karena hal ini menjadi komponen yang paling sulit dipahami dan dijalani kecuali kesadaran yang cukup baik yang diterima oleh kedua belah pihak. Bagaimana menerima kenyataan bahwa ada individu yang jelas berbeda menjadi patner hidup kita,dengan perbedaan dalam hobi misalnya,berbeda dalam selera makan,tontonan film,cara berpikir dan mungkin hal lainnya. Berharap semua hal sama tidaklah realistis, karena ada latar belakang yang berbeda dalam menjalani kehidupannya. Dan penerimaan adalah kunci utama untuk sebuah hubungan berjalan dengan baik dan sehat. Perbedaan yang ada diterima dengan baik,istilahnya kalau makanan ditelan aja apapun rasanya tidak usah dipermasalahkan karena rasa pasti berbeda kan,yang dibutuhkan dari makanan adalah komponen nilai gizinya bukankah hal itu untuk perawatan tubuh kita  🤣🤣🤣.
5.Saling menghargai,kata ini muncul ketika saya berinteraksi dengan seseorang dan hal ini yang disampaikannya. Sempat saya berpikir bagaimana bentuk penghargaan itu?Akhirnya saya memahami bahwa dengan saya tidak merubah dirinya dan menerima apa yang menjadi belief atau keyakinan dan pemikirannya dan value dalam hidupnya, hal itu menjadi bentuk penghargaan diri saya terhadap dirinya.Karena hal ini yang membuat seseorang atau orang lain berharga. Karena saya mengerti ketika saya pernah bertanya tentang sebuah hal yang menurut saya hal itu penting untuk menentukan dasar keputusan saya membina sebuah hubungan tetapi direspon dengan tidak baik oleh orang lain tersebut,buat saya ini bentuk penghargaan tentang nilai yang saya pahami dalam diri saya yang tidak dipahami dengan baik oleh orang tersebut. Berarti akan ada banyak hal subyektif yang berbeda yang akan menjadi konflik yang harus membutuhkan energi atau effort besar dalam proses penyelesaiannya. Sesimpel itu saya mencoba memahaminya. Jadi kita bisa memfilter dari awal dan melihat bagaimana hubungan itu akan dijalani nantinya. Setiap orang tau apa yang diinginkan dalam dirinya terkait apapun pada dasarnya. Kalau harus terlalu banyak drama dalam prosesnya terlalu lelah dan membuat sebuah hubungan tidak indah dinikmatinya.
6. Komitmen, hal ini adalah kunci yang menjadi pondasi utana sebuah hubungan. Tanpa komitmen yang jelas sebuah hubungan akan berjalan tanpa arah. Komitmen layaknya kompas yang menentukan ke arah mana hubungan akan di arahkan atau dibawa. Bila salah satu atau kedua belah pihak tidak tau apa yang di mau dalam hubungan mereka atau yang diinginkan, sama halnya berjalan dalam sebuah rimba atau padang gurun tanpa tau dimana tujuan yang dituju, hanya akan berputar putar di tempat saja. Semudah itu pemahamannya. Jadi harus ada komitmen yang dibuat dan jelas tentang sebuah relasi atau hubungan yang dijalani karena hal itu merupakan sebuah bentuk tanggung jawab dari masing masing individu terhadap relasinya tersebut.

Hal ini yang bisa saya pahami saat ini,karena semua berdasar pada apa yang saya alami selama berelasi dengan orang lain, tapi tidak menutup kemungkinan dalam prosesnya akan berbeda realitanya, tapi yang menjadi poin dipahami dengan baik. Dan semua adalah proses,masih banyak hal lain yang akan menjadi komponen tapi beberapa hal tersebut yang menjadi poin atau kunci utama yang bisa saya ambil kesimpulannya😊


Monday, 7 November 2022

Persepsi...

Hari ini,aku tersadar tentang satu hal yaitu persepsi. 

Kenapa aku bilang tersadar karena aku baru menyadari bahwa semua hal dalam hidup kita berdasarkan sebuah persepsi. Manusia sejak lahir dan bertumbuh dalaman menjalani kehidupan melalaui berbagai macam kondisi kehidupan mereka masing-masing. Pengalaman hidup ini yang suka tidak suka akan mempengaruhi perkembangan diri manusia itu sendiri. Bagaimana ia melihat kehidupan dalam kacamata dirinya adalah bagaimana gambaran kehidupan yang melatarbelakanginya selama ini. Dan inilah yang akan membuat setiap manusia mempunyai persepsinya sendiri tentang apa yang ia lihat,alami dan pahami dalam dirinya pada akhirnya,hal inilah yang akan membentuk bagaimana ia merespon kehidupan dan sekitarnya dari apa yang ia alami dalam kehidupannnya masing-masing.Dan ini yang akan membentuk value atau belief yang diyakini oleh masing-masing pribadi. Tak ada yang salah dengan apa yang dipersepsikan setiap manusia dalam dirinya sendiri. Tapi nilai atau persepsi itu yang akan mempengaruhi manusia itu menjalani kehidupannnya sendiri.

Aku paham kenapa ada berbagai macam karakter manusia dan bagaimana mereka menjalani kehidupan mereka dan memandang berbagai hal dengan cara mereka masing-masing. Dan bagaimana definisi kebahagiaan atau apapun akan berbeda setiap pribadinya, karena cara pandang atau persepsi dalam melihat kebahagiaan atau hal lainnya memang tidak sama. Karena manusia satu dan lainnya menjalani kehidupan yang mungkin tidak sama,kecuali mereka pernah menjalani atau mengalami pengalaman yang sama. Ini mungkin yang bisa menjelaskan kenapa ada kesamaan atau sebaliknya dalam interaksi manusia. Dan bagaimana hal ini bisa saling memberikan attraction atau pemahaman yang bisa menarik satu sama lainnya. Bisa jadi merasa pernah sama memiliki pengalaman atau bahkan sebaliknya. Ini yang menjadi bagian uniknya manusia dalam berinteraksi dan memahami diri mereka sendiri.

Semakin mencoba mengenal diri kita sendiri, semakin bisa memahami hal mungkin terjadi pada orang lain. Kenali diri dan mungkin lebih mudah untuk kita bisa belajar mengenal selain diri kita sendiri. Dan butuh sebuah kesadaran untuk bisa memahaminya.Love me...😁

Saturday, 5 November 2022

Mencintai Diri (Self Love)

Self Love atau mencintai diri,akhir -akhir ini sering muncul dibeberapa media sosial.Aku sendiri kurang paham maksudnya dalam artian mengetahui dengan baik apa yg dimaksud dengan hal ini...

Sampai akhirnya aku kembali beristirahat untuk kesekian kalinya di rumah.Kata-kata ini sering aku dengar langsung terutama adik perempuanku,kalau aku sudah terkapar sakit. Dan aku hanya tersenyum mencoba memahami kata ini dengan baik,sampai hari ini aku akhirnya bisa memahami apa yg dimaksud dengan self love.

Ya...mencintai diri sendiri dalam arti yang sesungguhnya adalah bagaimana kita bisa mendengarkan suara dalam diri kita sendiri entah istilahnya suara hati atau apapun itu namanya.Suara itu selalu akan menemani kita karena memang itulah sebenarnya diri kita. Banyak hal yang disampaikan oleh suara itu untuk kita bisa semakin kenal dengan diri kita sendiri. Aku sendiri saja contohnya,orang mungkin mengenal aku sebagai sosok yang baik atau mungkin sebaliknya. Tapi aku yang sebenarnya itu adalah sosok aku yang apa adanya tanpa semua topeng yang aku pakai.

Setiap orang mempunyai alasan yang melatarbelakangi sosok atau kepribadian seseorang saat dewasa. Saat dia bertumbuh ada banyak hal yang akan berkontribusi membentuk diri saat dewasa. Aku salah satunya, sebagai anak perempuan pertama yang mempunyai dua orang adik sejak kecil aku sudah didoktrin oleh ayahku terlebih bahwa seorang kakak adalah role model yang akan di tiru oleh adik adiknya,dalam arti aku yang akan menjadi contoh atau dasar adikku bertumbuh. Tidak salah dengan apa yang disampaikan oleh ayahku sebagai orangtua, tapi hal tersebut yang membuat aku mempunyai tanggung jawab bagaimana sosok kakak yang bisa menjadi panutan atau contoh kalau mungkin diperlukan adalah pengorbanan diri. Aku yang terlahir dari keluarga sederhana dan sebagai anak pertama dan memiliki daya pikir yang lumayan encer,sejak lahir sepertinya aku anak yang sangat diinginkan karena tak ada ingatan aku kecil yang mengecewakan hanya ketika aku sekali waktu menangis meminta dibelikan sebuah boneka, itu saja lainnya hal yg baik karena sejak kecil aku terbiasa mendapatkan banyak perhatian karena sejak kecil aku sepertinya anak yang menggemaskan. Sejak TK hingga SD aku sering mengikuti kompetisi mulai dari baca puisi,lomba cerdas cermat antar SD hingga kabupaten,dan prestasi akademik yang lumayan. Semua hal yang aku bisa lakukan aku pasti ikuti. Dan ini awal cikal keegoisan aku.

Semenjak kecil aku memang tampak sebagai anak yang cukup percaya diri,mempunyai rasa ingin tahu yg ckup tinggi,senang membaca dan senang menanyakan apapun. Sampai ada saatnya aku mulai puber dan ada satu kejadian yang aku ingat terkait lawan jenis, doktrin orangtuaku adalah pendidikan adalaj hal yang utama terlebih aku adalah contoh dalam keluarga. Jadi aku selama sekolah tidak pernah berpaçaran tapi menyukai lawan jenis secara diam-diam. Karena takut orangtuaku marah.Dan ada kejadian dimana aku pernah menjadi korban pelecehan seksual oleh saudara teman sebayaku yanģ merupakan tetangga komplekku.Dan ini yang membuat aku agak sulit didekati oleh lawan jenis dan menjadi cikal bakal ketakutanku dengan lawan jenis.

Berjalannya waktu ketika aku semakin dewasa dan mulai menentukan akan kemana aku meĺanjutkan pendidikanku,disini kembali orangtuaku terlebih ibuku menciptakan doktrin yang tidak salah juga,tapi bukan keputusanku bisa jadi ini obsesi beliau dengan alasan lebih gampang nanti cari kerjanya, kalau ayahku lebih ke hal finansial saja. Jadi aku mengikuti anjuran beliau untuk melanjutkan sekolah kesehatan dan obsesi ibuku adalah aku menjadi seorang tenaga kesehatan. Aku tidak menyalahkan untuk hal ini karena toh ada alasannya. Sampai keinginan orangtua kami untuk aku menjadi PNS, tapi hal ini tidak aku turuti, karena saat dewasa aku mulai mencari jati diriku sendiri. Apa yang aku inginkan sebenarnya,apa yang ingin aku lakukan,apa yang ingin aku ketahui dengan diri aku sendiri dan apa tujuan hidupku sendiri?

Saat itu aku mencari hal tersebut dan pertama kali dalam hidupkua ketika aku berani membuat keputusan untuk diri sendiri adalah ketika memutuskan untuk tidak menjadi istri seseorang saat usiaku msh 22 tahun dan tidak menjadi PNS, ini adalah awal aku mencari diri aku yang sesungguhnya, bukan proyeksi atau mungkin obsesi orang lain.Selama ini aku berusaha membahagiakan kedua orangtuaku atau orang terdekatku dengan menjadi apa yang inginkan atau harapkan dengan diriku. Tapi ternyata tidak akan cukup kebahagiaan itu akan tercapai,karena aku berusaha memenuhi kebutuhan orang lain bukan kebutuhan diriku sendiri. Betapa lelahnya diri ini kalau dipikir². Dan banyak mungkin yang melakukan apa yang aku lakukan,karena manusiawi ada peran yang dijalani oleh kita semua. Dan diri kita sering tidak disiapkan dengan kondisi atau perasaan kecewa atau mengecewakan, karena tabu bila sampai kita mengecewakan orang lain atau bahkan orang terdekat dan kita sayangi. Bentuk balas jasa atau bakti terhadap yang kita hormati seringkali mengorbankan apa yang kita inginkan sebenarnya. Dan tidaķ salah jika semua hal itu kita sadari. 

Yang menjadi permenungan aku hari ini adalah ketika kita memberikan banyak cinta dan pengorbanan untuk hal diluar diri baik itu atas nama orangtua,orang terkasih atau orang tak dikenal sekalipun, apakah yang kita berikan pada diri kita sendiri?

Ketika beberapa kali aku terkapar sakit karena berusaha menjadi anak yang baik atau teman yang baik atau kebaikan lainnya. Diri kita meminta hal yang sama yang ingin diterimanya,perasaan dicintai,diterima sebagai apa adanya diri ini dengan semùa kelemahan dan kelebihannya. Dan aku paham untuk lebih mencintai diri kita sendiri dengan tidak mengabaikan diri bahkan inner child kita yang mungkin terlupakan,saat kita berusaha menjadi yang terbaik untuk memenuhin keinginan hal yang ada diluar diri.

Terima kasih sudah mengingatkan aku dan membantu aku menemukan diri aku sendiri yang ingin aku cintai. Love me....


Saturday, 20 August 2022

Komitmen....

Kata - kata ini seringkali diucapkan oleh kita ketika sebagai manusia dan kata-kata ini juga yang seringkali saya tanyakan ke diri sendiri dan orang lain yg saya kenal. Apa itu komitmen?

Kenapa saya bertanya,karena orang seringkali bertanya, semisal "lah,komitmennya apa?", contohnya seperti itu. Atau ketika teman saya yang sudah menikah dan mempunyai keinginan untuk berpisah dengan alasan bla...bla...bla... Dan masih banyak contoh lainnya terkait komitmen. Dan banyak orang takut membicarakan komitmen atau menjelaskan apa itu komitmen, ketika bisa jadi tidak paham dengan komitmen itu sendiri untuk dirinya sendiri. Dan seringkali manusia itu hanya menjalani apa yang menjadi kebiasaan manusia pada umumnya, kalau ini opini ya...😅

Saya pernah membicarakan hal ini dengan adik saya dan kami jadikan bahan obrolan tersebut dalam podcast kami. Dan akhirnya saya bisa paham dengan baik apa itu komitmen dan apa yang saya mau terkait komitmen, karena saya baru - baru ini belajar dengan baik apa itu komitmen dan bagaimana orang lain juga bisa mempunyai artinya sendiri dengan sebuah komitmen. Dan bagaimana sebaiknya komitmen itu dibuat.

Jadi pointnya adalah komitmen itu menurut saya adalah perjanjian dan kesepakatan(MOU) yang bisa berasal dan berawal dari diri sendiri atau bersama orang lain. Apapun itu bentuk komitmennya dan kemudian ada orang lain yang mungkin kita ajak untuk berkomitmen tergantung apa yang menjadi kesepakatan diawal. Tapi ada hal yang lebih utama yang saya garisbawahi dalam pembelajaran ini adalah :
1. Komitmen itu perlu di sepahami dengan baik di awal kesepakatan bila dilakukan dengan atau bersama dengan orang lain, untuk mengantisipasi adanya kesalahpahaman pada saat menjalaninya.
2. Komitmen itu setelah dibuat perlu dijaga konsistensinya, karena tidak ada yang bisa mengontrol perjalanan dari hal tersebut selain diri sendiri.
3. Komitmen juga meminta sebuah bentuk rasa tanggung jawab dari individu yang melakukannya, karena tidak bisa komitmen itu berjalan dengan baik tanpa adanya tanggung jawab dari sipembuat komitmen itu sendiri,apapun bentuknya.
4. Komitmen itu paling penting dibuat dengan kesadaran diri yang penuh, karena tanpa itu si pembuat komitmen bisa jadi tidak menyadari apa yang telah dibuatnya dan lupa dengan komitmennya dan bukan sebuah candaan 😅.

Jadi sangatlah penting ketika diawal kita membuat komitmen entah dengan diri sendiri atau bersama orang lain persamaan persepsi tentang kesepakatan itu sendiri dilakukan, jangan sampai komitmen dibuat tanpa pemahaman yang sama bila melibatkan dua belah pihak atau orang lain. Karena komitmen mempunyai banyak resiko berubah dalam perjalanannya,karena tidak ada yang bisa menjamin orang atau manusia bisa konsisten atau tidak berubah kecuali dirinya sendiri. Tapi ada hal penting juga yang saya pahami adalah karakter mempunyai peran penting dalam menginisiasi sebuah komitmen akan berjalan dengan baik atau tidak. Apapun bentuk komitmennya... Jadi sebelum berkomitmen pastikan kalau komitmen yang akan kita buat dengan orang lain, pastikan orang tersebut mempunyai niat yang samavisi yang sama dan apakah orang itu mempunyai tanggung jawab yang sama dengan diri kita, semua akan terlihat dalam prosesnya. Jadi jangan pernah khawatir dengan hasil akhirnya, karena ada pepatah yang bilang hasil tidak akan mengkhianati proses.

Ini pembelajaran besar saya tentang bagaimana dan apa itu komitmen. Kenapa saya bisa bilang seperti itu, karena komitmen yang baik akan meminta sebuah tanggung jawab dari sipembuat komitmen. Kenapa?karena komitmen yang baik ingin mempunyai hasil yang baik juga pada akhirnya,tidak berakhir tanpa tujuan pastinya. So, jangan takut dengan sebuah komitmen, karena komitmen itu juga sebuah cerminan diri kita sendiri, bagaimana kita bersikap dan seperti apa tanggung jawab yang kita dan bagaimana kita menyelesaikan tanggung jawab itu sendiri. Kalau ada orang yang menurut kita tidak sepaham dengan diri kita jangan juga itu menjadi sebuah judgement. Karena karakter manusia itu berbeda, cukup untuk kita ketahui saja, bukan untuk menghakimi manusia lainnya. Jadi bila ada hal yang tidak sesuai dengan sebuah komitmen di awal, jadikan itu sebuah bahan evaluasi diri saja, tidak ada yang salah dengan sebuah kesepakatan atau perjanjian karena itu dilakukan dengan sadar, yang berubah kan bukan komitmennya tapi pelaku komitmennya atau manusianya. Apa yang bisa dikontrol manusia satu terhadap manusia lainnya, selain kontrol dari diri sendiri. Dan semuanya berawal dan berasal dari diri sendiri. 


 

Tuesday, 16 August 2022

Merdeka Dari Rasa Takut....

Rasa takut adalah hal yg paling sering dirasakan setiap manusia,bentuknya pun berbeda beda, tergantung dengan kondisi manusia tersebut. Jadi takut sebuah hal yang manusiawi dirasakan oleh manusia, dan sebuah bentuk nyata dari kodrat manusia itu sendiri. Kenapa akhirnya saya menuliskan kembali hal ini? Karena saya pada akhirnya paham dengan rasa takut itu sendiri dan kenapa saya takut 😁.

Setiap manusia terlahir dengan semua pembelajaran yang ingin diketahuinya, berjalannya waktu satu persatu pembelajaran itu dipelajari dan rasa takut adalah dasar dari pembelajaran diri sendiri. Kenapa saya bisa beropini seperti ini? 

Rasa takut adalah perasaan yang langsung bisa dikenali dengan mudah oleh diri kita masing masing. Yang menjadi masalah adalah ketika kita tidak paham bahwa rasa takut bukanlah sesuatu yang harus kita hindari, karena banyak dari diri kita termasuk saya sendiri seringkali tidak mau masuk kedalam rasa takut saya sendiri. Karena diri kita takut untuk mengenali rasa takut kita sendiri dan takut untuk menyentuhnya. Kenapa kita takut? Karena kita seringkali tidak siap menerima efek yg mungkin dimunculkan dari rasa takut itu sendiri. Dan seringkali itu karena ketidak tahuan kita tentang rasa takut itu sendiri. Menghadapi rasa takut adalah kunci utama untuk mengenal rasa takut dan menyelesaikannya. Karena rasa takut itu sendiri muncul akibat pemikiran yang kita buat sendiri sebagai bentuk mekanisme proteksi diri dari sesuatu hal yang belum dikenali dengan baik. Coba kita refleksikan sendiri apa saja yang menjadi ketakutan diri kita sendiri, kenali rasa takut kita sendiri kemudian sentuh dengan hadapi rasa takut kita sendiri, konfrontasikan rasa takut kita dengan diri kita sendiri. Misal saya takut dengan ketinggian, kemudian saya pelan pelan berusaha menghadapi rasa takut saya dengan mencoba hiking atau naik ke tempat tinggi dan terima rasa takut itu sendiri, biarkan apa yang kita rasakan saat itu muncul dan lihat apa yang terjadi, ketika tidak ada apa² yang terjadi dalam artian diri kita baik baik saja berarti tidak ada masalah dengan rasa takut itu ketika kita berani menghadapinya. Tapi ketika saat muncul perasaan yang kita rasakan saat menghadapi rasa takut itu dan kita merasa tidak nyaman atau bereaksi dengan rasa takut dan akhirnya kita menghindar dalam artian lari dari rasa takut itu sendiri, rasa takut itu akan "menghantui" diri kita sewaktu waktu, karena belum selesai yang harus kita terima,sesimpel itu dan semoga bisa dipahami perumpaan yang saya contohkan.

Dan pada akhirnya menghilangkan rasa takut hanya dengan cara menghadapi dan menerima semua hal yang terjadi, dan rasa takut itu tidak akan lagi muncul sebagai sesuatu yang harus ditakuti apapun bentuknya. Karena diri kita sudah mengenal kondisi itu dan pada kenyataannya rasa takut itu tidak berakibat fatal pada diri kita sendiri. Sehingga tubuh kita tidak menganggap rasa takut sebgai sesuatu hal penting yang harus kita hindari, jadi seperti itu diri kita berusaha melindungi dirinya sendiri.

Jadi apa yang harus kita takuti?hadapi saja rasa takutmu dan terima semua rasanya, jangan takut .... Merdeka....

Friday, 15 April 2022

Tuntutan...

Tanpa sadar kita seringkali membuat rasa kecewa pada diri kita sendiri,kenapa??pertanyaan selanjutnya, ak menyadari hal ini karena saya pun beberapa kali menciptakan perasaaan ini pada diri saya sendiri. Sampai pada akhirnya, saya menyadari sesuatu hal bahwa kecewa adalah perasaan yang diakibatkan sebuah tuntutan yang tercipta dari harapan - harapan kita yang diproyeksikan pada orang lain.

Hal tersebutlah yang membuat perasaan kecewa terjadi karena kita menuntut sesuatu atau orang lain melakukan apa yang kita kehendaki. Dan ketika kesadaran itu muncul pada diri saya apa yang menjadi sumber rasa kecewa, akhirnya saya belajar untuk tidak menyimpan harapan dan menuntut orang melakukan apa yang saya kehendaki. Pertanyaan selanjutnya adalah bisakah kita lakukan?

Sangat bisa, karena saya sudah belajar melakukannya, dengan cara ketika kita menginginkan sesuatu dikerjakan atau dilakukan oleh orang lain, saya mulai tidak berharap orang bisa melakukan setiap hal yang saya kehendaki kecuali terkait pekerjaan. Dan sejauh ini it work....

Mencoba belajar untuk melakukan itu hanya dengan cara kita tidak berpikir bahwa sesuatu atau seseorang akan mengerjakan apa yang tadinya kita harapkan. Misalnya, yang paling mudah adalah keluarga, saya berharap keluarga saya menyayangi saya ini contoh mudahnya, tapi kita berharap bentuk sayang itu adalah saya harus menerima a,b,c, dst...
Ketika hal tersebut tidak bisa dilakukan oleh keluarga lainnya dengan alasan apapun, apakah keluarga lain kita tidak menyayangi kita?belum tentu, karena bentuk rasa sayang atau persepsi seseorang tentang rasa sayang belum pasti sama dengan kita bukan?Hal ini yang mungkin belajar saya pahami bahwa setiap orang punya pemahaman atau persepsi tentang sesuatu,bisa sama atau tidak sama, dan ini yang lebih dahulu kita pahami dan tidak membuat harapan bahwa semua hal adalah sama dengan apa yang kita pikirkan atau kehendaki.

Dan tidak menyimpan sebuah tuntutan berdasarkan apa yang kita kehendaki, cukup menyadari bahwa apa yang kita inginkan atau kehendaki hanyalah kita sendiri yang memahaminya,jadi lakukan sendiri bila kita mampu melakukannya,jika tidak, jangan proyeksikan itu pada orang lain, karena orang lain tidak wajib utk memenuhi semua hal yang kita inginkan even itu orang terdekat kita,baik keluarga atau apapun itu istilahnya. 

Hanya dengan cara seperti itu kita bisa berdamai dengan semua hal dan diri kita sendiri....selamat menyambut makna paskah dan puasa....

Saturday, 26 March 2022

Radical Forgiveness....

Pagi - pagi sekali aku terbangun dari tidurku,dan tiba tiba aku melihat link youtube romo sudri yang pernah sempat ingin aku lihat tapi belum tersampaikan. Dan akhirnya aku tonton link youtubenya. Bukan kebetulan kalau judulnya Radical Forgiveness, karena baru kemarin aku merasakan namanya kecewa tapi sekali lagi kecewa ini karena aku sendiri yang membuatnya,walau aku bilang aku tidak apa apa. Tapi kenyataannya aku bereaksi dan akhirnya aku membuat diriku sendiri kecewa. 

Dan pagi ini aku diingatkan akan reaksi diriku sebenarnya,ketika romo sudri berbicara bahwa melekatkan diri dengan sesuatu yang akhirnya membuat diri kita kecewa. Karena sumber kelekatan itulah yang membuat kita merasakan hal yang tidak bahagia. Aku tersadar akan hal ini,dan walau aku masih ngantuk dan beberapa kata kata beliau saat meditasi tidak aku dengar karena tertidur beberapa kali,aku disadarkan kembali akan artinya kesadaran diri akan kelekatan.

Dan akhirnya aku paham bahwa kelekatan itu yang sering kali membuat kita merasa tidak bahagia,kecewa dan menderita atau kita berharap dengan sesuatu. Tapi sekali lagi kecenderungan manusia untuk mengulang juga disampaikan di materi ini, tapi sekali lagi untuk bisa tidak mengulangi hal atau pola yang mungkin berulang radical forgiveness adalah hal yang harus dilakukan. Bukan sekedar aku memaafkan atau mengampuni tapi menghapus semua hal yang akan membuat kita ingat akan konten tersebut.

Sebuah kedamaian hati yang akan kita rasakan dan mengerti tentang arti memaafkan yang sebenarnya. 

Wednesday, 26 January 2022

Anjing....

Pertama kali saya mempunyai binatang peliharaan selain ikan. Dan anjing adalah binatang yang saya takuti,kenapa?karena sejak kecil saya takut dengan gongongannya,dan akhirnya saya tidak pernah menyentuh anjing karena rasa takut saya bila tergigit. Dan entah mengapa di saat skrh saya mempunyai keberanian,atau karena ada rasa penasaran tentang anjing. Terlebih setelah menonton film based on true story tentang kesetiaan anjing, yaitu hachiko. Dan anjing kami ini diberi nama koichi yang artinya kebahagiaan. Panggilan sayangnya oi atau sering ak panggil manja coichi ha....xx

Lama kelamaan, akhirnya ak paham kenapa banyak orang menyukai anjing.Diawal aku masih mempunyai ketakutan dan berjalannya waktu,aku mulai mempunyai kepercayaan. Terlebih saat aku paham bahwa binatang mempunyai perasaan terlebih anjing. Saat aku sedih atau menangis dia bisa paham kesedihanku,kenapa aku bisa bilang karena aku melihat semua dari mata. Anjing katanya tidak suka bila matanya ditatap, tapi karena aku ownernya sepertinya anjing juga pnya kepercayaan yang sama. 

Lebih dari itu adalah anjing adalah binatang yang mempunyai loyalitas luar biasa. Dia tak pernah meragukan ownernya,apapun kondisi ownernya. Hal yang paling aku suka dari anjing adalah dia selalu menunggu kepulangan ownernya,seperti saat aku pergi entah kerja atau hal lainnya. Koichiku selalu menunggu dibalik pintu, dan saat aku datang dia akan loncat² kegirangan. Dan dia akan memilih posisi pasrah untuk aku elus, yanda bahwa aku sayang sama dia,lucu aja tingkahnya. Dan hal.ini dilakukan berulang²... Rasanya seperti dirindukan ha....xx 

Banyak hal yang aku pelajari dari seekor anjing. Sebuah sikap kesetiaan dan kepercayaan tanpa batas, terlihat dari sosok seekor anjing.

Friday, 21 January 2022

Bahagia

Sebuah kata yang didefinisikan dengan banyak arti. Dan bukan hal yang salah juga ketika manusia mengartikannya bermacam-macam, karena manusia mempunyai ekspetasi atau harapan yang berbeda beda.

Setiap manusia akan mengalami beberapa fase dalam hidupnya, untuk menemukan apa yang mereka cari. 

Dan saya akhirnya mempunyai pemahaman sendiri tentang bahagia itu sendiri. Saya belajar dari anjing baru saya yang bernama kyoçhi. Karena naluri anjing saya adalah bermanja dengan pemiliknya. Anjing saya tidak kan pernah lupa untuk mengantar setiap saya akan pergi dan menunggu sampai saat terjadi.

Bahagia adalah apa yang kita ciptakan sendiri. Bukan bahagia yang harus diciptakan oleh lain, karena kecewa yang akan kita rasakan.

Saturday, 8 January 2022

Percaya...

Kadang kala, ada banyak hal dalam hidup kita yang tidak pasti kita ketahui dengan baik. Dan seringkali kita takut menghadapinya, karena semenjak kecil kita selalu diajari untuk tahu banyak hal. Dan ketika kita tidak tahu sesuatu atau tidak jelas,kita akan takut menghadapinya. Karena memang tidak ada yg tahu tentang hari esok.

Semesta dan hidup memang sengaja memberikan kejutan kehidupan untuk membuat sebuah warna dari kehidupan itu sendiri. Semesta memahami ada part dari kehidupan atau semesta sendiri yang tidak perlu diketahui manusia seluruhnya. Hanya bagian bagian penting dari kehidupan dan semestalah yang membuat kehidupan itu menarik yang perlu diketahui. Oleh karena itu manusia memiliki keinginan tahu dari sesuatu yang menarik bagi dirinya. Tapi semakin kita ingin tahu sesuatu hal semakin banyak hal yang akan muncul untuk tidak kita ketahui, karena itu memang menariknya sebuah kehidupan atau semesta itu sendiri. Karena ketika tidak ada lagi hal yang menarik untuk manusia eksplorasi , ya sudahlah kehidupan itu selesai dalam pencariannya. Jadi memang kita sendiri yang menentukan pencarian itu sendiri.

Terkadang pencarian itu menarik ketika semuanya sedang kita kerjakan, ketika kita mengetahui sesuatu entah saat ini atau mungkin esok hari, tidak ada lagi pencarian itu bukan?

Jadi apa yang akan kita cari lagi???

Percaya adalah hal yang paling penting dari semua hal dalam kehidupan kita. Aku masih ingat ketika seorang temanku pernah mengungkapkan satu ungkapan bahwa ada seribu cara untuk percaya dan ada seribu cara untuk tidak percaya. Kemudian apa yang dia maksud?satu hal yang aku pahami adalah ada pilihan dari kata kata tersebut, jadi intinya adalah apakah kita memilih untuk percaya atau tidak, karena semua cara bisa dilakukan oleh manusia untuk dilakukannya. Jadi semua masalah pilihan...

Tidak mudah untuk membuat sebuah pilihan, karena semua akan bersumber dari percaya. Menaruh sebuah kepercayaan pada sesuatu hal yang bisa jadi tidak kita pahami atau mengerti adalah sebuah gambling bukan? Tapi terkadang semesta atau hidup itu sendiri ingin kita membuat pilihannya sendiri, apa yg mau kita pilih, karena kita tahu apa konsekuensi dari setiap pilihan yang kita ambil. Pertanyaannya adalah siapkah kita untuk percaya apapun??

Monday, 20 December 2021

Hukum Daya Tarik...

Semua berawal dari meditasi, dan sumber semua itu adalah kesadaran. Dan akhirmya ketika kita memiliki kesadaran akan sesuatu kita akan memahami sesuatu tersebut.

Sampai akhirnya saya menyadari sesuatu ternyata butuh waktu atau apalah sebutannya. Lucu aja ketika kita akhirnya menyadari sesuatu tersebut dan memahami sesuatu itu ternyata semudah itu, tertawa aja sih pas sadar ha...xx

Dan semua yang ada dalam kehidupan ini berasal dari sebuah energi yang energi itu terhubung satu dengan lainnya. Karena keterhubungan itulah yang memungkin semua hal dalam kehidupan kita hidup. Hidup dalam artian terkomunikasikan. Dan keterhubungan itu yang akan saling tarik menarik untuk bisa menjadi sebuah komunikasi. Tidak semua hal bisa terkomunikasikan atau terhubung,karena ini semua terkait daya tarik. Dan sesuai dengan hukum ketertarikan, hanyalah dua hal yang memiliki kesamaan yang akan saling tarik menarik. Maksudnya ketika ada dua hal yang bisa saling menarik itu yang akan terjadi,misalnya ketika frekuensi seseorang memiliki kesamaan gelombang hal itulah yang akan bisa dipahami oleh semua yang berada dalam frekuensi atau gelombang yang sama. Sesimple itu pemahamannya.

Dan sumber semua hal itu adalah diri kita sendiri. Kita yang menentukan kita akan berada digelombang mana,karena gelombang atau fekuensi itu yang akan membuat kita atau mahluk lainnya mengerti apa yg kita inginkan atau lakukan. Jadi kita sendirilah yang menentukan apa dan siapa yang akan kita koneksikan dengan diri kita sendiri, dan siapa atau hal apa yang akan bisa memahami diri kita atau sebaliknya.

Saya memahami ketika diri saya bisa paham bahwa sumber segala hal adalah diri kita sendiri. Dan ketika kita bisa paham bahwa tidak ada diluar diri kita yang bisa mempengaruhi tentang apapun baik keyakinan atau belief bahkan pemikiran kita sendiri tentang sesuatu kecuali diri kita sendiri.

Diri kitalah yang sebenarnya menarik orang - orang yang ingin kita tarik,misalnya ketika kita takut akan sesuatu, ketakutan kitalah yang menarik orang yg sama dengan diri kita sebagai cermin diri yang bila kita pahami,itulah bagian dari pembelajaran hidup kita. Ketika kita sudah melihat cermin diri kita dan memahaminya dan akhirnya kita paham tentang cermin diri kita tersebut, cermin itu tidak akan menarik hal yang sama. Karena cermin itu akan berganti lagi sesuai dengan kondisi kita dan apa yang ingin kita ketahui, sampai ketika benar benar memahaminya dan tidak akan ada attraction akan sesuatu itu berulang. Ketika pembelajaran selesai,semua selesai untuk hal tersebut. Dan memahami sesuatu tidak hanya "ya,saya tahu...,". Tapi lebih dari itu,bahwasanya hukum tarik menarik akan berlaku dalam kehidupan yang memang membutuhkan energi untuk menghidupkannya.

Wednesday, 27 October 2021

Penerimaan....

Hal ini berawal dari cerita teman saya tentang perasaan kehilangannya. Dia beberapa waktu yang lalu,mengalami kejadian kehilangan anaknya dalam kondisi yang cukup tragis. Bukan kejadian kehilangannya yg ingin saya ceritakan, tapi bagaimana reaksi kita terhadap sebuah kondisi. Bukan saya bermaksud melakukan judgement, tapi sekedar menunjukkan bahwasanya manusia adalah manusia. Karena saya pun pernah mengalami perasaan kehilangan dan setiap manusia sudah pasti pernah mengalami kondisi kehilangan ini,walau mungkin berbeda kondisi setiap orangnya. 

Tidak ada yang sama persis tentang bagaimana perasaan kehilangan itu dirasakan setiap orang. Beberapa kali teman saya saat bercerita menunjukkan reaksi perasaannya dan menggambarkan bahwa kesedihannya menunjukkan apa yang dirasakannnya. Dan seringkali dia mempertanyakan dan berandai andai bagaimana reaksi orang lain jika berada dalam posisinya. Dan beberapa kali saya mencoba berpendapat bahwa semua orang yang mengalami perasaan kehilangan, pada dasarnya sama. Tidak ada  yang membedakan disebabkan oleh karena tingkatan kehilangan orang tersebut. Semua hanyalah masalah reaksi terhadap perasaan. Karena setiap perasaan adalah sama, sedih ya sedih, bahagia ya bahagia, tidak ada yang sedih vs tll sedih atau gembira vs tll gembira. Karena apapun kondisinya perasaan ya tetap perasaan. 

Saya sampaikan hal tersebut saat teman saya mencoba menjelaskan bahwa kesedihannya adalah wajar, dan memang tidak ada yang salah dengan hal tersebut. Yang menjadi masalah adalah bila reaksi yang dia pilih untuk larut terlalu lama dengan pembenarannya, bisa jadi hal itu yang merugikan kita sendiri. Dalam artian bahwa perasaan sedih, gembira, kehilangan,kecewa
hanyalah sebuah hal yang akan selalu datang dan pergi sebagai bagian dari kemanusiaan seseorang.

Jadi kita sepertinya tidak berhak untuk membuat penilaian terhadap apa yang dirasakan seseorang atau membandingkannya. Karena perasaan sedih ya sedih saja,kehilangan ya kehilangan saja atau perasaan lainnya. Dengan asumsi bahwa kondisi satu dengan lainnya berbeda, rasanya kondisi apapun ya sama saja hanya reaksinya yang berbeda. Hmmm....susah menjelaskannya ternyata, satu kata yang bisa saya pahami, menerima apa yang memang harus kita terima tanpa menilai dan membandingkannya.


Penilaian...

Pertama kali memahami kata ini, butuh proses. Memahami kata ini butuh drama kehidupan, baik melalui orang lain bahkan diri kita sendiri. Kita diberikan otak yang mempunyai kemampuan analisa yang luar biasa dan memang dibutuhkan untuk beberapa hal.

Oleh karena itu,manusia sering kali melakukan penilaian sebagi hasil kerja otak, dalam proses bertahan hidup seorang manusia. Pada dasarnya,penilaian dilakukan otak untuk memastikan bahwa apa yg ada bukanlah hal yg membahayakan, dalam artian sebagai bagian mekanisme pertahanan diri seorang manusia terhadap hal yg tidak diketahuinya. Sebagai bentuk pengatur rasa aman seorang manusia. Misal ketika kita makan sesuatu yg belum pernah kita makan, atau kita pergi ke suatu tempat, atau bertemu dengan orang yg tidak kita kenal, atau hal lainnya yang tidak kita ketahui, otaklah yang akan bekerja menganalisa hal tsb dan memastikan bahwa hal tsb sesuatu yang baik, benar, aman atau bukan hal yang harus ditakuti.

Otak kita secara mudah melalui visual, audio bahkan semua indera kita berfungsi untuk melakukan penilaian. Hal ini dibutuhkan otak dalam bekerja utk merespon sesuatu. Tanpa proses tersebut, betapa sulitnya seorang manusia utk membedakan sesuatu hal dengan hal lainnya. Tapi ada kalanya penilaian itu, tidak selalu bermanfaat bagi kondisi manusia itu sendiri. Karena tidak ada penilaian yg merupakan hasil mutlak.

Dan sebuah kebijaksanaan dibutuhkan saat otak bekerja untuk menilai sesuatu. Seringkali penilaian tidak dibutuhkan oleh kehidupan itu sendiri. Dia ada, kadangkala hanya muncul karena ego diri dan rasa takut.

Hidup selalu memiliki hal diluar prediksi..

Friday, 1 October 2021

Manipulatif...

ma·ni·pu·la·si n 1 tindakan untuk mengerjakan sesuatu dengan tangan atau alat-alat mekanis secara terampil; 2 ki upaya kelompok atau perseorangan untuk memengaruhi perilaku, sikap, dan pendapat orang lain tanpa orang itu menyadarinya; 3 ki penggelapan; penyelewengan: -- uang proyek di instansi itu telah diperiksa oleh Bepeka;
-- psikologis usaha memengaruhi individu dengan mengendalikan segala keinginan dan gagasan yang ada di bawah sadar, juga menggunakan sugesti. Ini adalah definisi manipulatif menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia. Dan manipulatif merupakan kata sifat.

Jadi secara harafiah manipulatif adalah sebuah tindakan yang dilakukan dengan usaha mendapatkan sebuah tujuan yang harus dicapai.

Ada beberapa konotasi negatif terkait kata manipulatif ini, karena manipulatif secara langsung dilakukan untuk memenuhi keinginan sang pelaku manipulatif tersebut demi tujuan yg ingin dicapai. Sebenarnya untuk goals yg ingin dicapai dari sebuah tindakan manipulatif, bukanlah sebuah masalah bila dilakukan tanpa dampak yang negatif. Yang menjadi masalah adalah tindakan manipulatif akan di benarkan walaupun salah secara nilai atau norma yang berlaku. 

Lepas dari apakah tindakan manipulatif dibenarkan atau tidak, alangkah bijak jika perilaku manipulatif tidak merugikan kepentingan lain atau orang lain.

Thursday, 23 September 2021

Kebutuhan...

Setiap manusia mempunyai kebutuhan dasar hidupnya masing-masing. Entah kebutuhan pangan,sandang,papan sebagai kebutuhan seorang manusia. Dan kebutuhan ini akan selalu ada selama siklus manusia ada. Keberadaan kebutuhan manusia ini pula, yang menjadikan manusia satu terkoneksi satu sama lain yang mempunyai kebutuhan yang sama.

Koneksivitas inilah yang membuat manusia berinteraksi dan berkomunikasi untuk mendapatkan kepuasan dari kebutuhan yang dibutuhkannya. Ketika kebutuhan manusia satu dan lainnya tidak sama, secara otomatis koneksi itu tidak terjadi. Tidak akan terjadi hubungan apapun ketika kebutuhan 2 orang berbeda.Misal saya butuh teman untuk bercerita ketika teman saya tidak bisa mendengarkan, pastinya tidak akan bisa komunikasi itu terjadi karena kebutuhan 2 orang yg berbeda. Ini hanya salah satu contoh yg mudah dipahami. 

Kebutuhan menjadi komponen yang penting dalam melandasi komunikasi antar manusia. Sama seperti ada penjual pasti yang dibutuhkan adalah pembeli, ketika 2 hal itu tidak ada pastinya tidak akan ada hubungan jual beli yang akan terjadi bukan? 

Akan ada banyak kebutuhan yang dimiliki oleh manusia dan kebutuhan itu akan berbeda satu sama lain dalam satu waktu, semua tergantung apa yang dibutuhkannya saat itu.

Saturday, 18 September 2021

Hubungan...

Buat seorang wanita termasuk saya sendiri, ada semacam ketakutan pada sebuah hubungan lawan jenis. Makanya kenapa wanita itu tampak rumit dimata para pria. Rumitnya kami mungkin karena akan ada drama yang biasa dilakukan para wanita. Tapi bukan sayalah pastinya,saya bukan penyuka drama soalnya ha....xx

Sebuah hubungan selalu dilakukan lebih dari 1 orang, karena hubungan membutuhkan interaksi dan komunikasi. Dan dua hal tersebut tidak mungkin dilakukan seorang diri, karena butuh respon atau mungkin reaksi dari sebuah hubungan. Rasanya aneh aja kalau ada sebuah hubungan tanpa reaksi atau respon sepertinya. Seperti rasa masakan hambar tanpa ada rasa apapun, entah manis,asam, pahit dsb. Jadi paling tidak 2 orang akan terlibat atau bisa jadi lebih, tergantung tujuan hubungannya dan kebutuhannya, intimitas atau bukan.

Dari beberapa pengalaman saya pribadi dan relasi saya, ada beberapa hal yang saya bisa pahami tentang sebuah hubungan, selain butuh personalnya. Ada hal lain yg dibutuhkan dalam membangun sebuah hubungan. Kebutuhan dan niat masing2 personal atau individu dalam membangun hubungan itu, entah hubungan pekerjaan, pertemanan, atau lebih intim lagi pasangan hidup. Semua hubungan tersebut pada intinya membutuhkan hal yang sama, yaitu soliditas. Saya memiliki hubungan pertemanan dengan usia pertemanan yg cukup lama dengan beberapa teman dekat saya, dan kami masih bisa menciptakan hubungan yang cukup solid hingga saat ini, komunikasi kami cukup baik walau mungkin intensitas pertemuan kami kurang.

Dan bila lebih intim lagi, saya bukan tipikal yang gampang lepas atau gampang dekat ha...xx 

Sebuah hubungan membutuhkan komitmen yang kuat dari kedua belah pihak, tanpa itu semua sebuah hubungan apapun akan sulit dibangun dan bertahan lama. Karena membangun sebuah hubungan yang kuat membutuhkan banyak komponen yang mendasarinya. Layaknya saya membangun sebuah rumah, saya harus menyiapkan langkah langkah sebelum bangunan itu berdiri bukan? Saya harus mempunyai ide atau impian apa tentang rumah yang akan saya bangun terlebih dahulu, tanpa itu semua mustahil sebuah rumah akan bisa mempunyai rupa yang seperti kita inginkan.

Dan yang paling penting adalah pemilik rumah itu harus dua orang yang kuat,karena untuk membangun rumah butuh biaya dan perencanaan yang cukup baik sehingga semua bisa berdiri dengan baik. Ibarat hubungan dengan rumah. Pondasi rumahlah yang menentukan kelayakan sebuah rumah bertahan dan design bangunan membantu sebuah bangunan bisa menyesuaikan dengan cuaca dan kondisi. Hampir sama dengan membangun sebuah hubungan. Jadi bohong kalau hubungan itu atas dasar kelemahan yang saling melengkapi. Karena dasarnya adalah kekuatan, karena kekuatan masing2lah yang akan menambah kekuatan sebuah hubungan atau bangunan. Susah menjelaskan sesuatu hal tanpa memahami apa esensi hal tersebut.

Jadi sebuah hubungan sangat membutuhkan dua orang yang solid dan kuat untuk sama2 berusaha menciptakan bangunan atau hubungan jangka panjang yang solid pula.

Monday, 16 August 2021

Wanita dan Eksploitasi...

Kenapa saya tiba tiba ingin menuliskan ini,karena artikel tentang seorang raja negara di Asia yang memiliki selir luar biasa banyaknya. Yang menjadi perhatian saya adalah bahwa wanita wanita tersebut dengan ikhlas memberikan dirinya untuk dijadikan selir. Saya tidak menyalahkan budaya negara tersebut yang masih sangat terlihat patriarki. Dalam arti bahwa laki laki begitu mempunyai kuasa atas diri dan kehidupan seorang wanita, apapun itu. Saya tidak berusaha menilai,tapi ketika seseorang memiliki hak atas hidup orang lain tanpa kompromi atau persetujuan orang tersebut, apakah adil??

Permasalahannya adalah tidak menjadi mudah ketika sipemilik diri atau hidup itu mengijinkan. Karena ketika ada ijin siapapun tidak punya hak untuk berkomentar. Yang menjadi sedih adalah ketika ijin itu hanya untuk sebuah seksualitas atau hawa nafsu, ini yang menjadi permasalahannya. Apakah wanita hanya sebagai pemuas nafsu saja??

Tidak ada yg salah dengan seks karena memang itu bagian dari kehidupan manusia. Tapi ketika beberapa wanita dijadikan selir atau istri atau apapun istilahnya, bisa jadi bukan lg menjadi hirarki budaya tapi lebih kepada eksploitasi. Dan eksploitasi menjadi berbahaya karena mempunyai nilai arti berlebihan...

Thursday, 12 August 2021

Kodrat Manusia dan Kecewa...

Manusia itu pada dasarnya mahluk yg hidup dalam imajinasinya. Atau pemikiran mudahnya adalah mempunyai pemikirannya sendiri. Dan dalam menjalani kehidupannya mempunyai asa atau harapan yang selalu ada untuk membuatnya bertahan diri. Itu kodrati seorang manusia sepertinya.

Yang menjadi masalah adalah seringkali harapan atau asa tidaklah sesuai dengan apa yang diharapkan. Dan seringkali yang terjadi adalah kekecewaan ketika manusia tidak bisa mengelola reaksi yang terjadi akibatnya. Kecewa adalah reaksi wajar yg ditimbulkan ketika ada kesenjangan antara apa yang diinginkan atau harapkan dengan apa yang ada atau terjadi. Ketika manusia tersebut mempunyai kematangan jiwa atau mungkin emosi kekecewaan tersebut bisa diminimalisir dengan hal positif atau penerimaan yang baik, tapi bila tidak bisa dikelola dengan baik frustasi atau stress yang akan terjadi.

Manusia memiliki kemampuan bertahan diri secara alami. Dan itulah modal dasar manusia bisa tetap eksis dalam kehidupan. Kecewa seringkali dirasakan ketika harapan itu tidak terjadi seperti apa yang diharapkan. Dan hal itu menjadi pembelajaranku dalam bersikap dan bereaksi dengan kekecewaan. Manusia manusia mempunyai rasa kecewa tapi yang paling penting adalah sadar bahwa rasa kecewa ada ketika kita menuntut diri untuk mendapatkan sesuatu dari hal lain diluar diri kita sendiri. Seringkali memang hal itu yang terjadi, semisal ketika seorang istri atau suami menuntut pasangannya untuk berlaku seperti apa yang diinginkan, atau orangtua pada anaknya atau sebaliknya dan yang terjadi tidak sesuai kemudian kecewa adalah reaksi pertama. Kenapa? Karena kita menuntut....

Jadi seandainya tidak ada tuntutan apakah tidak akan ada kecewa?Bisa jadi...karena ketika hal yang tidak sesuai terjadi, reaksinya adalah penerimaan bukan tuntutan. Jadi yang sering terjadi adalah harapan itu sering kali dipaketkan dengan tuntutan. Yang menjadi tidak sesuai adalah tuntutan itu, seandainya kita berharap dan kita menerima apapun reaksi yang terjadi walaupun harapan itu tidak terjadi, berbeda bukan hasilnya.

Jadi ketika ada pepatah yang seringkali disampaikan untuk tidak berharap pada manusia adalah ketika kita tidak bisa menerima perlakuan manusia lainnya sesuai dengan harapan kita. Dan agar kita tidak kecewa atau marah atau benci dengan manusia lainnya, pepatah itulah dijadikan doktrin agar tidak ada perselisihan antara manusia satu dengan lainnya. Karena ya memang kodrat manusia bukanlah tempat untuk menjadikan harapan itu akan selalu sesuai dengan apa yang diharapkan manusia lainnya. Karena manusia adalah manusia, yang seringkali berubah dalam hal apapun, dan  begitu dinamisnya yang membuat sulit untuk dijadikan pegangan ha...xx 

Jadi ya  memang tidaklah pas berharap pada manusia lainnya, karena manusia satu dan lainnya hampirlah sepadan kodrat awalnya, jadi ya memang agak lucu juga sih kl berharap pada sesama manusia he...xx berharap pada sesuatu yang lebih besar kemampuan dan kekuatannya dari manusialah yang bisa masuk dalam logika, karena pasti bisa menyelesaikan masalah manusia 😁😁